Kincir Angin Komet : Dibongkar Hingga Kembali Berdiri Megah

Terbaru

Sempat Dibongkar dan Di Bangun Replika

Banjarbaru – Kota Banjarbaru yang merupakan rancangan dari seorang arsitek bernama Van Der Pijl (Dirk Andries Willem Van Der Pijl) ini memiliki beberapa tempat yang menjadi ikon bagi Kota yang berjuluk Kota Idaman itu.

Misalnya saja seperti Kincir Angin Komet yang merupakan satu dari sekian ikon Kota Banjarbaru yang memiliki sejarahnya sendiri.

Sempat dibongkar pada tahun 2008 lalu, Kincir Angin Komet akhirnya direvitalisasi atau dibangun kembali oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

1635217386 16352173869291 1
Posisi Awal Kincir Angin Komet Banjarbaru. Foto : Istimewa

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2008, Kincir Angin ikonik Banjarbaru ini dibongkar karena alasan membahayakan warga dan sebagian besi hasil bongkar diserahkan ke pemulung.

Memang setelah pembongkarannya miniatur kincir angin pun berdiri, namun replika kincir angin tersebut nyatanya tidak dapat menggantikan marwah kincir angin komet yang orisinil.

download 1
Replika Kincir Angin Komet. Foto : Istimewa

Sehingga menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Abdussamad, berkat keinginan masyarakat, sekaligus rencana Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin yang ingin mengulang rekam jejak bangunan tersebut, kincir angin komet pun direvitalisasi.

“Banyak masyarakat yang peduli dan pingin itu (Kincir Angin) ada lagi, jadi kami menyerap aspirasi masyarakat itu dan kami realisasikan,” ungkapnya.

Abdussamad meyakinkan jika saat ini kincir angin komet yang ikonik itu telah rampung sepenuhnya.

“Sudah 100 persen rampung, tinggal perapian sedikit saja lagi di bekas taman yang kena bongkar,” ujarnya.

Meski lanjut Abdussamad, Pondasi besi penyangga menggunakan yang baru, namun kincirnya masih orisinil (bagian yang lama).

“Kincir dilimpahkan oleh warga karena sempat diamankan warga dari pemulung,” ungkapnya.

Revitalisasi itu pun menggelontorkan dana   mencapai angka Rp 198 juta, untuk pembangunan kembali kincir angin komet tersebut.

Megah Berdiri Usai Revitalisasi

Di penghujung tahun 2021, salah satu ikon sejarah Kota Banjarbaru, Kincir Angin Comet kembali berdiri megah di pertigaan Jalan Wijaya Kusuma – Jalan Panglima Batur, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Dibawah kepemimpinan Aditya Mufti Ariffin sebagai Wali Kota Banjarbaru, Kincir Angin Comet ini direstorasi hingga akhirnya berdiri kembali. Ia pun lantas meresmikan restorasi kincir angin ini dihadapan kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

IMG 20211216 WA0027 800x400 1
Kincir Angin Komet Megah Berdiri Usai Menjelang Diresmikan Oleh Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin. Foto : Istimewa

“Kincir Angin Comet ini dibangun hampir persis seperti dulu, walaupun posisinya sedikit berbeda,” kata Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Ia pun merasa bersyukur Kincir Angin Comet ini kembali berdiri. Karena ujarnya, nama Komet ini sudah dikenalnya sejak ia masih bersekolah di tingkat SD, SLTP, dan SLTA di kawasan tersebut.

“Saya sejak kecil melihat kincir angin ini yang terletak di guntung samping jembatan,” ujarnya.

Kincir Angin Komet Malam Hari.

Ia menambahkan, Kincir Angin Comet ini dulunya difungsikan warga sebagai alat atau perangkat untuk memompa air.

“Pompa air dari Komet dipompa menuju tempat penampungan air di Banjarbaru Tiga dan kemudian dibagikan kepada masyarakat,” sebutnya.

Dulunya sambung Aditya, kincir angin ini berhasil diamankan oleh salah seorang warga Banjarbaru yang juga tokoh masyarakat, H Suyono atau yang kini akrab disapa Mbah Yono.

“Beliau menemukannya (bagian orisinil baling-baling kincir angin) di sekitar wilayah Pelaihari, namun beliau tidak ingin menyerahkan kepada orang lain,” ucap Aditya.

Saat Pemerintah Kota Banjarbaru merencanakan restorasi Kincir Angin Comet ini lanjut Aditya, pihaknya mendengar kabar bahwa kincir ini ada ditangan Mbah Yono

“Ulun (saya) mengutus beberapa orang untuk datang dan bertemu dengan beliau, termasuk anak-anak beliau untuk pembangunan kembali. Alhamdulillah gayung bersambut, beliau mau menghibahkan dan kita bisa kembali membangun untuk merestorasi kincir angin ini,” jelas Wali Kota muda ini.

Aditya mengharapkan seluruh masyarakat Kota Banjarbaru, untuk bersama-sama menjaga salah satu ikon kebanggaan Kota Banjarbaru ini.

“Kami ucapkan rasa terima yang sebesar-besarnya kepada Mbah Yono, atas partisipasinya yang besar dalam restorasi Kincir Angin Comet ini,” tuntasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka