BerandaHabar KotabaruHari Kedua Pencarian Korban...

Hari Kedua Pencarian Korban Kapal Nelayan Tenggelam Masih Nihil Akibat Gelombang Laut

Terbaru

Setelah sebelumnya berhasil menemukan tiga korban selamat dari kapal nelayan yang diduga tenggelam di Perairan Matasiri, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru pada Sabtu (24/12/2022), tim Search And Rescue (SAR) Gabungan menghadapi kendala cuaca.

Sehingga, di hari kedua pencarian pada Minggu (25/12/2022) sore, tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban kapal nelayan yang tenggelam.

Dikatakan Koordinator Pos SAR Kotabaru, Adi Maulana, Adapun perkembangan operasi hari ke 2 tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kotabaru, Pos Air Tanjung Pelayar, Pos Angkatan Laut (AL) Tanjung Pelayar dan masyarakat serta nelayan, melakukan pencarian dari pelabuhan Tanjung Pelayar menuju ke Pulau Birah-Birahan setelah itu ke perairan Kerayaan.

IMG 20221226 132531
Koordinator Pos SAR Kotabaru, Adi Maulana ketika memberikan keterangan tentang pencarian nelayan yang tenggelam Minggu (25/12/2022). (foto: Istimewa/Humas tim SAR Kotabaru)

“Dan kami tetap berkoordinasi dengan nelayan-nelayan setempat untuk melakukan pencarian serta menginformasikan kepada nelayan apabila menemukan korban segera untuk melakukan pertolongan dan melaporkan kepada pihak yang berwajib,” ucanya.

“Gelombang laut cukup besar sekitar 2 hingga 3 meter. Serta angin yang berhembus cukup kencang. Untuk pencarian hari ke 2 ini masih nihil,” ujar Koordinator Pos SAR Kotabaru ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad memastikan jika tinggal satu korban yang masih dalam tahap pencarian tim SAR Gabungan di lapangan. Sehingga jika ditotal, tercatat ada empat korban kapal nelayan yang diduga tenggelam, yang berhasil diselamatkan.

“TB Prasetya 10 memberikan informasi bahwa ada korban yang diselamatkan oleh kapal itu. Korban pun langsung dibawa ke Pos SAR Gabungan,” ujar Al Amrad.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin sendiri, bakal berfokus melakukan pencarian hingga tujuh hari kedepan. Kendati diakuinya, berdasarkan prediksi BMKG, cuaca buruk akan terus berlangsung hingga awal Januari 2023 mendatang.

“Kita lihat kondisi di lapangan. Kita prioritaskan keselamatan dalam pencarian,” tutup Al Amra.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka