BerandaHabar BanjarPasca BBM Subsidi Naik,...

Pasca BBM Subsidi Naik, Sopir Angkutan Umum di Martapura Kebingungan

Terbaru

Pasca pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi memicu berbagai respon dari sejumlah kalangan masyarakat, karena sejumlah masyarakat mengaku keberatan karena pasti nya jika BBM naik taraf biaya kehidupan lain nya pun akan naik termasuk Angkutan umum. Hal ini menimbulkan dampak tersendiri bagi Sopir Angkutan Umum di sejumlah daerah termasuk Kabupaten Banjar. 

Para Sopir di terminal Martapura Liang Anggang mengaku mengeluh bagaimana menyikapi tarif harga angkutan karena BBM yang naik ini, selain bingung dengan harga yang akan diberikan kepada penumpang tentu juga membuat kondisi semakin terasa sulit apalagi belum ada sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak Dinas terkait mengenai penyesuaian tarif angkutan umum.

“Keterkaitan BBM naik dengan tarif ini, kita disini belum diberitahu dari Dishub atau pihak terkait tentang kebijakan pasti mengenai tarif angkutan umum ini apalagi pasca BBM naik ini. Jadi sementara ini kebijaksanaan Sopir saja dan misal kalau angkutan jarak jauh ya kita sesuaikan juga harga nya karena BBM naik sambil kita jelaskan kenapa harga nya sekian” Ucap Muhammad (57), salah satu sopir angkutan umum di Terminal Martapura Liang Anggang, ditemui di tempat nya Kota Martapura, Selasa(06/09/2022).

IMG 20220906 WA0007
Muhammad Sopir Angkutan Umum terminal Martapura Liang Anggang (Foto: Nur Humayra)

Muhammad sangat berharap agar pihak Dinas Perhubungan bisa segera mengkonfirmasi kepada para Sopir Angkutan umum mengenai kebijakan pasti tentang tarif angkutan yang menyesuaikan dengan situasi BBM naik ini.

“Saya mewakili para Sopir lain nya sangat berharap sekali dari pihak Dishub ini pasti nya adakan bagian yang menangani angkutan umum,nah itu bisa datang ke terminal atau undang perwakilan dari Sopir disini untuk mendiskusikan perihal tarif angkutan umum yang mana berhubung BBM naik agar tarif angkutan ini bisa sesuai dengan kehendak Sopir dan Penumpang agar sama sama tidak memberatkan, ini kan karena belum ada kebijakan pasti dari pihak terkait pasti tarif dari tiap Sopir pun berbeda beda. Nah kalau ada diskusi dan sudah ada SK atau ketetapan tarif dari pemerintah tentu akan lebih mudah bagi Sopir dan masyarakat pun bisa mengerti,” harap Muhammad.

IMG 20220906 184719
Kadishub Kabupaten Banjar Asfihani ( Foto:Ist)

Menjawab Keluhan dari Sopir Angkutan umum tersebut, Kepala Dinas Perhubungan, Asfihani menjawab, bahwa dalam waktu dekat keluhan yang menjadi PR bagi Dishub Kabupaten Banjar ini akan dibawa ke meja rapat untuk dibicarakan bersama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda yang mewakili Kabupaten Banjar) nanti nya.

“Menanggapi pesan dari masyarakat ini khusus nya dari para Sopir angkutan umum terminal Martapura Liang Anggang, ya ini akan menjadi bahan diskusi kita pasti nya. Dan sebenarnya kita juga menunggu kebijakan BOK dari pihak Provinsi karena dari pihak provinsi sendiri belum ada mengeluarkan BOK (Biaya Operasional Kendaraan) sedangkan dari BOK ini nanti yang akan menjadi acuan kita atau pertimbangan untuk menetapkan tarif angkutan umum per kilometer nya habis itu kita akan rapatkan dengan Organda, BOK ini sampai saat ini belum kita terima tapi rencana nya mudah mudahan kalau belum kita terima juga, insyallah kami akan koordinasi mungkin besok atau dalam minggu ini juga dengan Dinas Perhubungan Provinsi agar BOK ini keluar per kilometer nya berapa,” beber nya.

“Jadi untuk saat ini kita masih menggunakan tarif terdahulu peraturan bupati tahun 2014. Nanti kan kedepan nya akan duduk bersama Organda akan kita diskusikan. Kalau ada kenaikan pun pasti hanya sedikit naik nya, dan saya rasa penumpang juga pasti memaklumi misal dari harga 7.000 ke 10.000 ya sekitar 30% naik nya, dan insyallah dalam waktu dekat ini kita bahas . Tentu nya ini kan akan merubah peraturan bupati ya dan pasti berproses kalau nanti sudah kita rapatkan dan kita finalkan dan hasil akhirnya pasti akan menjadi dasar kenaikan tarif ini. Intinya ini akan menjadi PR kami dan akan segera kami selesaikan,” Tutup Asfihani.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka