BerandaHabar Provinsi KalselDua Pelajar SMA Di...

Dua Pelajar SMA Di Kalsel Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional

Terbaru

Usai diseleksi, 2 dari 90 peserta yang terdiri dari Pelajar SMA Negeri di Kalimantan Selatan dinyatakan lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional dan akan bergabung bersama tim Paskibraka se-Indonesia di Istana Presiden RI pada 17 Agustus 2023 mendatang.

Sebelumnya, sebanyak 90 peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan melaksanakan seleksi ketat yang berlangsung selama tiga hari sejak 9 Mei 2023 di Hotel Rodhita dan Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin. 

“Ada dua peserta yang lolos ke tingkat nasional, putra atas nama Ahmad Faddillah Rahmadani asal SMA Negeri 1 Marabahan dan Peserta Putrinya asal SMA Negeri 6 Banjatmasin atas nama Ela Noval Putri Ghufur,” ungkap Sekretaris Purna Paskibraka Indonesia Kalimantan Selatan, Ary Ilham Noor. 

Dikatakan Ary, selain dua peserta rangking satu yang lolos ke tingkat nasional tersebut, empat peserta lainnya  juga terpilih sebagai cadangan nasional, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten. 

“Cadangan Nasional ada 2 yakni 1 Putra dan 1 Putri, untuk provinsi putera 19 orang dan putri 20, sementara tingkat kabupaten putera 24 dan putri 22 orang,” Jelasnya.

Sementara, Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa di Badan Kesbangpol Prov Kalsel, Nurul Kartini mengatakan, tahap seleksi yang berlangsung selama 3 hari tersebut mula-mula dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor melalui Sekda Prov Kalsel, Roy Rizali Anwar. 

IMG 20230513 WA0014
Dewan Juri dan Tim Penilai dari Pusat saat duduk bersama. -Foto : Asp/Hk

“Seleksi dilaksanakan oleh Tim juri dengan Ketua Dewan Juri DR. Ir H Untung Bijaksana, dan dimonitor langsung oleh Tim pusat yaitu dari BPIP Yakob K M Ismail, Garnisun Tetap 1 Jakarta Letkol (Mar) Afin Dudun A dan DPPI Aria Wibisana,” bebernya.

Nurul juga menyampaikan sebelum tahap seleksi peserta calon Paskibraka melakukan pendaftaran secara online melalui laman web yang telah tersedia. 

“Hal itu dilakukan agar proses penerimaannya berjalan secara transparan, akurat, dan akuntabel. Proses seleksinya pun dapat pendampingan pengawasan dari pusat, ” tutupnya.

(Asp/Hk)

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka