BerandaHabar BanjarbaruBanyak U-Turn Yang Ditutup,...

Banyak U-Turn Yang Ditutup, Ini Kata Anggota Dewan Kota Banjarbaru

Terbaru

Penutupan U-Turn atau putar balik dibeberapa titik yang ada di Jalan A Yani Kota Banjarbaru, menjadi keluhan para pengendara motor yang melintasi.

Seperti yang diungkapkan oleh pengendara motor, Faisal mengatakan, penutupan U-Turn sebelumnya tidak pernah diberitahukan kepada pengendara.

“Tidak pernah ada pemberitahuan kalau putar baliknya ditutup, jadi saat ingin putar balik kaget kalau ditutup, jadi hampir mau ketabrak sama penutup atau pembatasnya itu,” ungkapnya.

20230725 151112 1 scaled
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari, saat dijumpai di ruang kerjanya pada Rabu (26/07/23).(foto:Teny/Hk)

Ia juga mengatakan, U-Turn di Banjarbaru sendiri banyak sekali yang ditutup, sehingga U-Turn yang dibuka sering kali membuat macet jalan.

“Karena pengendara motor dan mobil itu banyak sekali ya, jadi kalau mau putar balik itu seperti antri, jadi macet panjang, itu karena putar balik banyak yang ditutup, tanpa pemberitahuan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari mengatakan, semenjak di Kota Banjarbaru banyak dibangun rumah makan yang besar, beberapa titik U-Turn ditutup.

“Mungkin ada faktor tertentu sehingga mengharuskan ditutupnya U-Turn itu, kami juga sangat menyayangkan dengan adanya penutupan U-Turn tersebut, seperti di depan Pizza Hut dan McDonald’s,” terangnya.

Ia juga sempat menanyakan kepada dinas terkait dengan penutupan U-Turn memang berdasarkan kajian atau berbasis permintaan oleh pihak-pihak usaha.

“Pada saat rapat kerja komisi III bertanya dengan Dinas Perhubungan, mereka bilang penutupan putar balik itu berdasarkan kajian, namun sampai saat ini kajian tersebut belum pernah dipaparkan secara langsung ke komisi III,” jelasnya.

Tapi pihaknya mendorong Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalsel dan Dishub Provinsi Kalsel, agar keluhan pengguna jalan dapat dicarikan solusinya, terkait perubahan rekayasa arus lalu lintas.

“Ini yang perlu kita sama-sama gali, jika belum ada, itu harus ada kajiannya, rekayasa lalu lintas dan segala macam,” katanya.

Sehingga ujar Khalis, banyak U-Turn larangan putar balik digunakan pengguna jalan untuk putar balik, yang sedikit banyaknya menimbulkan kemacetan.

“Kita sering menjumpai langsung kemacetan yang terjadi disetiap pagi dan sore hari di akses putar balik sekarang, jelas ini menjadi perhatian khusus kita,” ujarnya.

Akibat hal ini Ia pun meminta kepada pihak eksekutif yang berwenang, mempublikasikan hasil kajian dari rekayasa lalu lintas ke khalayak umum.

“Masyarakat khususnya Kota Banjarbaru memerlukan informasi tersebut,” tegasnya.

Tujuannya supaya masyarakat paham, penutupan itu benar-benar bermanfaat untuk mengurangi kemacetan atau justru menambah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Harus ada kajiannya, kita memang bukan background lalu lintas, tapi itu harus diumumkan kepada publik, sehingga masyarakat tidak bertanda tanya,” tambahnya.

U-Turn menjadi sesuatu yang urgent dan sangat penting untuk dicarikan solusinya.

Ia meminta lakukan rekayasa dan penataan ulang di sepanjang jalan yang macet, terutama sepanjang Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru.

“Hal-hal ini kami lihat belum maksimal dan optimal dilakukan,” pungkasnya.

Penulis : Teny Ariana Singkek

Editor : AS Pemil

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka