BerandaHabar KotabaruLaga Final Liga Tiga...

Laga Final Liga Tiga Asprov Kalsel Memanas, Persetala FC Unggul 2-0 Atas Kotabaru FC

Terbaru

Laga Final Liga Tiga, Asprov Kalimantan Selatan Tahun 2022, antara Persetala FC vs Kotabaru FC digelar di stadion Pertasi Kencana Pelaihari, di jalan A Syairani, Kabupaten Tanah Laut, Senin (30/1/2023).

Pertandingan laga final antara Persetala FC VS Kotabaru FC disaksikan langsung oleh Bupati Tanah Laut Drs Sukamta, Ketua DPRD Tanah Laut, Sekretaris ASPROV Kalsel Baktiansyah, owner Kotabaru FC Said Andi Makmur.

Pertandingan di menit babak pertama begitu sengit, saling balas serangan antara dua kesebelasan ini terus silih berganti.

Serangan bertubi-tubi rupayanya membuahkan hasil bagi Persetala FC, di menit 23 babak pertama Persetala Pelaihari akhirnya bisa menggetarkan jala gawang dengan mencetak gol Kotabaru FC.

Sementara di menit 39 babak pertama Kotabaru FC kembali kebobolan, kali ini gol diakibatkan bunuh diri oleh salah seorang pemain Kotabaru FC yang tidak mampu menahan serangan Persetala.

Ketinggalan dua gol, pemain Kotabaru FC mencoba mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan. Begitu Pula saat babak kedua. Sampai laga berakhir tidak ada terjadi pertambahan gol antara kedua tim. Hasil ini pun membawa Persetala menjadi juara liga 3 zona Kalsel edisi 2022 dengan skor 2-0.

Pertandingan dipimpin wasit Aswan Noor dari Banjarmasin. Dalam pertandingan final tersebut wasit mengeluarkan dua kartu merah, untuk Kotabaru FC dan satu untuk Persetala FC. 

Pertandingan pun sempat terhenti beberapa menit, karena keputusan wasit yang dinilai sejumlah pihak tidak adil, sehingga terjadi keributan di tengah lapangan.

Pihak keamanan sempat memasuki lapangan untuk melerai agar tidak terjadi keributan antara dua kesebelasan. Yang lebih hebohnya lagi ketika petugas Satpol PP Tanah Laut, yang Langsung memasuki lapangan dengan tujuan untuk melerai tapi malah memukul kiper Kotabaru FC, sontak hal tersebut semakin memperpanas suasana di lapangan hijau.

IMG 20230130 180251 scaled
Pelatih Kotabaru FC Abdul Karim di wawancarai oleh awak media di Stadion Pertasi kencana, Senin, (30/1/2023). (Foto : NSR/Habarkalimantan)

Disisi lain, usai pertandingan Abdul Karim, Pelatih Kotabaru FC mengaku tetap menghargai hasil dari perjuangan anak asuhnya.

“Memang, diantara gol, rata-rata dari kesalahan pemain kita sendiri. Tapi  kami tetap mengacungkan jempol kepada anak-anak di dua tim ini. Permainannya sudah cukup bagus semua,” beber Abdul Karim.

Namun, lanjutnya ia sangat menyayangkan atas keputusan Asprov Kalsel yang memasang wasit yang tidak netral. Membuat emosi pemain memuncak.

“Kami kecewa kepada wasit. Ini bisa merusak mental generasi muda kita kalau wasitnya tidak adil,” ungkapnya.

Abdul Karim berpendapat, kedepan kalau laga final seperti Asprov PSSI Kalimantan Selatan ini, akan lebih bijak memakai wasit dari luar Kalimantan. Selain itu pertandingan juga harus diselenggarakan  di luar daerah dari kedua belah tim. 

IMG 20230130 175952 scaled
Bupati Tanah Laut HM Sukamta waktu di wawancarai awak media di stadion Pertasi Kencana, Tanah Laut, Senin (30/1/2023). (Foto : NSR/Habarkalimantan)

Usai laga, Bupati Tala HM Sukamta yang hadir melihat pertandingan mengapresiasi kedua kesebelasan yang bertanding pada laga final.

Sukamta mengajak kepada seluruh pihak agar melakukan pembinaan usia dini mencari bibit pemain bola. 

“Karena tidak mungkin mendapat pemain yang bagus ketika tidak melakukan pembinaan sejak usia dini,” tutup Sukamta.

(Nsr/Hk)

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka