BerandaHabar BanjarbaruPropemperda Tambahan Disetujui, Aset...

Propemperda Tambahan Disetujui, Aset PT AM Intan Banjar Akan Didata

Terbaru

Banjarbaru – Walikota Banjarbaru Didampingi Ketua DPRD Banjarbaru, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan agenda Penyampaian PROPEMPERDA Tambahan Kota Banjarbaru Tahun 2024, Bertempat di Ruang Graha Paripurna Lt. 03 Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (9/7). 

Rapat Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tambahan ini membahas tentang belanja modal oleh daerah yang dilakukan oleh perusahaan daerah, diketahui terdapat aset yang dibelanjakan oleh pemerintah kota Banjarbaru tetapi tidak terdata dalam APBD.

Adapun dalam hal ini terjadi pada PT. Air Minum Intan Banjar yang melakukan pembelian dan pemasangan jalur pipa, dan belum terdata oleh pemerintah Kota Banjarbaru.

Maka diusulkan untuk menjadi sebuah peraturan daerah yang berkenaan dengan aset, kata Wali Kota Banjarbaru H.M Aditya Mufti Ariffin, selain itu ia juga mengucapkan syukur karena raperda APBD ini diterima. 

“Ini memang sudah melalui mekanisme, baik dari pemeriksaan BPK dan lain-lain, beberapa catatan BPK juga sudah kita penuhi sehingga bisa di perda kan,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah kota Banjarbaru mengajukan Propemperda ke DPRD berkaitan dengan penyertaan modal ke PT. Air Minum Intan Banjar. 

“Jadi semenjak 2018 yang lalu sampai hari ini 2024, kita belum memperda kan, jadi aset-aset yang sudah kita bangunkan dikerjakan tapi belum masuk dalam penyertaan modal, jadi ini kita perda kan, untuk dananya itu sekitar 40 Miliar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, menuturkan terkait dengan catatan-catatan yang diberikan oleh BPK, pihak DPRD Banjarbaru menyerahkan ke pemerintah kota. 

“Terkait penanaman modal di PT.AM, saya yakin dalam beberapa bulan ini, itu pasti selesai karena ini merupakan target prioritas kami, khususnya komisi II, ” Ungkapnya.

Sambungnya, Fadliansyah berharap tidak ada temuan dari BPK terkait aset pemko yang belum terselesaikan. 

“Ini harus perda karena penyertaan modal dari pemko, karena berkekuatan hukum, saya harap intan banjar ini juga terus meningkatkan pelayanan,” tuntasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka